Pesantren Salafy Nurul Iman Cipayung Bogor merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang menanamkan nilai-nilai keislaman berbasis salaf, dengan penekanan pada akhlak, adab, kedisiplinan, serta pendalaman ilmu agama melalui kajian kitab kuning, tahfidz, dan pembiasaan ibadah harian. Kehidupan di pesantren tidak hanya berfokus pada pembelajaran formal, tetapi juga membentuk karakter santri agar menjadi pribadi yang mandiri, tawadhu’, dan berakhlakul karimah.
Sebagai seorang santri, Muhammad Fachrul Rozzy merasakan bahwa kehidupan di pesantren memberikan pengalaman yang sangat berharga dalam proses pembentukan diri. Aktivitas harian dimulai sejak dini hari dengan shalat tahajud, dilanjutkan shalat Subuh berjamaah, mengaji Al-Qur’an, serta mengikuti pengajian kitab bersama para asatidz. Tradisi seperti pembacaan maulid, sholawat, dan penguatan adab kepada guru menjadi bagian penting dalam kehidupan pesantren. Pada perayaan Maulid Nabi di lingkungan Nurul Iman, para santri juga dibiasakan untuk meneladani akhlak Rasulullah serta menghormati guru sebagai wasilah menuju keberkahan ilmu.
Di pesantren, santri juga dilatih untuk hidup sederhana dan mandiri. Mulai dari mengatur kebutuhan pribadi, menjaga kebersihan lingkungan, hingga membangun ukhuwah antar sesama santri. Nilai kebersamaan sangat terasa karena seluruh aktivitas dilakukan secara berjamaah dan penuh disiplin.
Bagi Muhammad Fachrul Rozzy, pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat menempa mental, spiritual, dan kepemimpinan. Kehidupan pesantren mengajarkan bahwa ilmu bukan sekadar untuk diketahui, tetapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dari pesantren pula tumbuh semangat pengabdian kepada masyarakat, organisasi, dan pendidikan sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Islam.
Pesantren Salafy Nurul Iman menjadi ruang pembentukan karakter yang kuat, di mana seorang santri belajar tentang kesabaran, keikhlasan, tanggung jawab, dan perjuangan. Nilai-nilai inilah yang kemudian menjadi bekal penting bagi Muhammad Fachrul Rozzy dalam melanjutkan perjalanan akademik, organisasi, dan pengabdian sosial di tengah masyarakat.